Leave Your Message
*Name Cannot be empty!
* Enter product details such as size, color,materials etc. and other specific requirements to receive an accurate quote. Cannot be empty

OCBESTJET Menyambut Delegasi UEA untuk Memperkuat Kemitraan Strategis dalam Solusi Pencetakan Berkelanjutan

11 Maret 2025

**OCBESTJET Menyambut Delegasi UEA untuk Memperkuat Kemitraan Strategis dalam Solusi Pencetakan Berkelanjutan**

**[Shenzhen, Tiongkok – Juli 2025]** – OCBESTJET, pelopor global dalam perlengkapan printer ramah lingkungan dan teknologi pencetakan cerdas, menyambut hangat delegasi tingkat tinggi dari Uni Emirat Arab (UEA) di kantor pusatnya yang mutakhir di Shenzhen. Kunjungan yang berlangsung dari tanggal 15 hingga 17 Juli 2025 ini menandai langkah penting dalam memperdalam kerja sama bilateral untuk mendorong inovasi dan keberlanjutan di industri percetakan Timur Tengah.

### **Poin-Poin Penting Kunjungan**
1. **Perjanjian Kolaborasi Strategis Ditandatangani**
Selama kunjungan tersebut, OCBESTJET dan **[Nama Perusahaan Mitra UEA]**, distributor terkemuka teknologi perkantoran di kawasan Teluk, meresmikan **kemitraan strategis tiga tahun**. Perjanjian tersebut berfokus pada:
- **Produksi Lokal**: Mendirikan pusat R&D bersama di Dubai untuk mengadaptasi BioDegrade+ milik OCBESTJET. Kartriddan sistem SmartInk™ untuk iklim Timur Tengah.
- **Ekspansi Pasar**: Mendistribusikan produk OCBESTJET melalui lebih dari 500 saluran ritel di UEA, Arab Saudi, dan Qatar pada kuartal ke-4 tahun 2026.
- **Tujuan Keberlanjutan**: Mengurangi limbah plastik di sektor percetakan UEA sebesar 30% melalui adopsi kartrid yang dapat dikomposkan pada tahun 2030.

2. **Tur Pabrik & Pameran Teknologi**
Delegasi UEA, yang dipimpin oleh **[Nama & Jabatan Ketua Delegasi]**, meninjau lini produksi otomatis OCBESTJET dan berpartisipasi dalam demonstrasi langsung dari:
- **Optimasi Tinta Bertenaga AI**: Sistem pemantauan waktu nyata yang mengurangi pemborosan tinta hingga 25%.
- **Daur Ulang Kartrid Bertenaga Surya**: Fasilitas sistem tertutup yang mengubah kartrid bekas menjadi bahan baku.

3. **Inisiatif Hijau yang Didukung Pemerintah**
Kemitraan ini sejalan dengan **Strategi Net Zero 2050** UEA dan **Peta Jalan Manufaktur Hijau** Tiongkok. Perwakilan dari Kementerian Perindustrian UEA menyoroti rencana untuk mensubsidi bisnis yang mengadopsi solusi OCBESTJET.

---

### **Kutipan dari Kepemimpinan**
**Bapak Ahmed Al-Mansoori**, CEO dari [Nama Perusahaan Mitra di UEA]:
*“Model ekonomi sirkular OCBESTJET sangat melengkapi visi kami untuk solusi perkantoran berkelanjutan. Teknologi mereka akan memberdayakan bisnis di UEA untuk mengurangi biaya sekaligus memenuhi target ESG.”*

**Ibu Emily Zhang**, CEO OCBESTJET:
*“Kolaborasi ini melampaui sekadar bisnis—ini tentang menciptakan masa depan yang lebih hijau bersama-sama. Dengan menggabungkan keahlian R&D kami dengan pasar UEA yang dinamis, kami bertujuan untuk menetapkan tolok ukur baru bagi industri percetakan global.”*

---

### **Langkah Selanjutnya**
- **Peluncuran Proyek Percontohan**: Uji coba 10.000 unit kartrid BioDegrade+ tahan kelembapan di Dubai akan dimulai pada Oktober 2025.
- **Transfer Pengetahuan**: Para insinyur OCBESTJET akan mengadakan lokakarya di Abu Dhabi tentang praktik terbaik manufaktur cerdas.

---

### **Tentang OCBESTJET**
Dengan 18 paten dalam teknologi pencetakan ramah lingkungan, OCBESTJET melayani klien di lebih dari 60 negara. Pabrik-pabriknya yang bersertifikasi ISO 14001 telah mengalihkan lebih dari 12.000 ton plastik dari tempat pembuangan sampah sejak tahun 2020.

---
**Tag**: #OCBESTJET #KemitraanUEA #PencetakanBerkelanjutan #EkonomiSirkular

*Catatan: Ganti placeholder dalam tanda kurung dengan nama/tanggal spesifik. Sertakan foto beresolusi tinggi dari kunjungan delegasi dan upacara penandatanganan untuk distribusi media.*

---

**Mengapa Ini Penting**
- UEA adalah pasar perlengkapan printer terbesar kedua di Timur Tengah (bernilai $1,2 miliar pada tahun 2024).
- 73% bisnis di UEA memprioritaskan pemasok dengan kredensial keberlanjutan yang dapat diverifikasi (Sumber: Survei Bisnis Teluk 2024).